John Herdman Bangga Meskipun Kanada Kalah Tipis dari Belgia

Pelatih timnas Kanada, John Herdman di Piala Dunia 2022. (c) AP Photo/Hassan Ammar

Tusbolin.com – John Herdman mengaku bangga dengan permainan timnya (Kanada) meskipun kalah dari Belgia pada Kamis (24/11/2022) dini hari WIB. Pelatih berusia 47 tahun tersebut berhasil membuat Kanada menampilkan permainan agresif sepanjang 90 menit melawan Belgia.

Dalam laga tersebut, The Canucks mendominasi permainan dengan menciptakan banyak peluang. Kanada bahkan melesakkan 22 total tembakan sepanjang laga, unggul jauh dari Belgia yang hanya menciptakan sembilan.

Mereka bahkan memiliki beberapa peluang emas, salah satunya melalui penalti Alphonso Davies yang berhasil diselamatkan Thibaut Courtois. Meskipun begitu, Kanada harus rela kerja kerasnya berakhir dengan kekalahan setelah gol tunggal Michy Batshuayi tak mampu dibalas hingga akhir laga.

Tetapi John Herdman tetap bangga dengan penampilan anak asuhnya meskipun gagal menciptakan peluang menjadi juara Grup F di awal Piala Dunia 2022. “Kami memiliki kesempatan untuk menjadi yang teratas di grup malam ini, itu adalah misinya dan Kami melewatkannya. Tapi Saya bangga dengan penampilannya,” terang Herdman dikutip dari BBC.

Kanada Pantas Berada di Piala Dunia 2022

Kekalahan dari Belgia merupakan yang keempat secara beruntun di Piala Dunia bagi Kanada. Wakil zona CONCACAF ini bahkan tak mampu mencetak satu gol pun di antara empat laga tersebut.

Meskipun begitu, The Canucks yang baru kembali setelah 36 tahun menampilkan permainan yang sangat menghibur. John Herdman bahkan menegaskan kepada para pemainnya bahwa mereka layak berada di Piala Dunia 2022.

“Para pemain (Kanada) ini melakukan perubahan, Mereka menunjukkan bahwa Mereka dapat hidup di panggung ini (Piala Dunia 2022),” ucap Herdman.

“Mereka membuat para penggemar bangga dan membuat Mereka merasa seperti berada di sini, dan itu penting bagi Kami. Saya menunjukkan kepada Mereka statistik dan menunjukkan kepada Mereka bahwa Mereka pantas berada di sini,” tambah Herdman.

Sumber: BBC

Penulis: Anonim

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*