Pildun 2022: Jalel Kadri Ucap Terima Kasih Ke Penggemar Tunisia

Kasper Schmeichel sukses menggagalkan peluang Issam Jebali di laga Denmark vs Tunisia di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2022 di Stadion Education City, Selasa (22/11/2022) malam WIB. (c) AP Photo/Petr David Josek

Tusbolin.com – Timnas Tunisia berhasil mendapatkan satu poin berharga saat mereka berhasil memaksakan hasil imbang melawan Denmark dalam laga Grup D Piala Dunia 2022. Duel kedua tim tersebut berakhir dengan skor 0-0 di Education City Stadium, Selasa (22/11/2022) malam WIB.

Pelatih Tunisia, Jalel Kadri sangat berterima kasih atas antusias maupun dukungan dari para penggemar tim berjuluk Eagles of Carthage. Ia juga mengatakan mayoritas dari 42.925 penonton di Education City Stadium adalah warga Tunisia, yang memberikan suasana meriah yang mengangkat performa tim asuhannya.

“Faktor penggemar sangat positif bagi kami. Ini memberi kami dorongan mental yang hebat dan kami menantikan untuk melihat para penggemar terus melakukan itu untuk kami.” kata Jalel Kadri saat sesi konferensi pers dilansir dari laman Reuters.

Menurutnya, atmosfer yang diciptakan oleh penggemar Tunisia membuat energi tambahan bagi anak asuhnya menghadapi Denmark. Terlebih, sang lawan merupakan bukan tim sembarangan dan memiliki reputasi yang baik di dunia sepak bola dunia.

Simak wawancara lanjutan Jalel Kadri di bawah ini.

Bantuan Suporter Tunisia

Menurut pelatih berusia 50 tahun ini, kehadiran penggemar Tunisia dalam memenuhi stadion tak bisa dipungkiri menjadi salah satu faktor bagi anak asuhnya tampil spartan. Namun, selain hal tersebut Jalel Kadri juga mengagumi fisik armadanya yang tampil prima di sepanjang laga.

“Itu benar-benar membantu kami dalam permainan, tetapi secara taktik dan fisik kami juga melakukannya dengan baik.” ucapnya.

Berterima kasih Kepada VAR

Jalel Kadri juga mengomentari satu hal insiden saat bek tengah Yassine Meriah kedapatan melakukan handball di kotak terlarang pada menit-menit akhir di babak kedua. Kemudian, wasit asal Meksiko Cesar Ramos mengecek VAR dan setelah berdiskusi dengan ofisialnya, keputusan tersebut tidak masuk kategori handball.

“Saya tidak dapat mengungkapkan perasaan saya pada saat itu tetapi Anda dapat membayangkannya dengan baik. Saya pikir kami akan mendapatkan hukuman yang diberikan terhadap kami dan VAR berhak untuk campur tangan,”

“[Keputusan] Hari ini menguntungkan kami dan inilah sepak bola. Keputusan VAR harus dihormati.” tambah Kadri.

Sumber: Reuters

Penulis: Yoga Radyan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*