Frenkie de Jong Serang Para Petinggi Barcelona

Aksi Frenkie de Jong dalam laga Barcelona vs Villarreal, Jumat (21/10/2022) (c) AP Photo

Tusbolin.com – Saga transfer yang sempat melibatkan Frenkie de Jong pada musim panas 2022 lalu kembali jadi bahan perbincangan di hari pertama penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Dalam kesempatan ini, De Jong menyalahkan beberapa pihak di Barcelona.

Awal mula saga transfer saat Erik ten Hag resmi menduduki kursi pelatih Manchester United. Sebagai pelatih baru, wajar ia meminta pemain baru. Pemain yang dimaksud adalah De Jong.

Di saat yang bersamaan, sempat tersiar kabar kalau Barcelona rela melepas pemain timnas Belanda tersebut. Kedua klub bahkan sudah mencapai kata sepakat di soal biaya hidup.

De Jong berang dengan dengan para petinggi di Barcelona yang mencoba mendepaknya keluar. Sayangnya pemain berusia 25 tahun itu tak bisa berbuat apa-apa karena posisi orang-orang tersebut terlalu tinggi.

Pembocoran Kontrak

Dalam satu momen, kontrak De Jong bocor ke publik. Ia kesal karena pihak yang seharusnya merahasiakan itu malah menyebarkannya.

Menurutnya, pelakunya adalah para petinggi Barcelona itu sendiri. “Satu hari detail kontrak saya terpublikasi. Saya tidak membocorkannya, tetapi saya yakin pihak lain yang mengetahui tentang hal itu,” ujarnya kepada Telegraaf.

“Bagi saya mereka adalah orang klub yang menjalankan klub ini. Saya tidak melihat mereka di klub selama aktivitas harian.”.

Frenkie de Jong Salahkan Para Petinggi

Pada akhirnya, upaya menjual De Jong tak terwujud. Sang pemain memilih bertahan sampai bursa transfer musim panas tutup.

“Saya menyalahkan mereka yang ada di Barcelona yang menginginkan saya pergi, tapi saya tidak bisa apa-apa,” ungkap dia.

“Saya sangat senang di Barcelona. Ketika saya bermain di sini, rasanya begitu hebat. Saya melihat diri saya di Barcelona selama delapan atau sepuluh tahun lagi,” sambung dia.

Xavi Tak Salah

Menariknya, De Jong tidak menyalahkan Xavi di masalah ini. Xavi dianggapnya juga berada dalam posisi yang sulit untuk memberikan keputusan.

“Benar kalau dia [Xavi] membiarkan saya untuk memilih pergi, tetapi dia tidak pernah mengatakan ‘Frenkie bertahan’. Tapi saya tidak menyalahkan Xavi,” katanya.

“Saya tidak pernah punya perasaan bahwa Xavi menentang keberadaan saya. Dan akan sangat sulit baginya untuk membicarakan ini semua.”

Sumber: Telegraaf

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*