Luis Diaz Hampir ke Barcelona Kalau Bukan Masalah Ekonomi

Pemain Liverpool, Luis Diaz (c) AP Photo

Tusbolin.com – Barcelona pernah hampir memboyong Luis Diaz. Namun, presiden Barcelona Joan Laporta kemudian mengungkapkan kegagalan memboyongnya itu gara-gara masalah ekonomi di klub dan Liverpool.

Diaz menjadi pemain baru Liverpool pada musim dingin 2022. Pemain berusia 25 tahun itu diboyong dari Porto dengan mahar mencapai 47 juta Euro.

Semenjak itu, Diaz sudah mencatatkan 38 penampilan bersama Liverpool di seluruh ajang. Pemain timnas Kolombia itu juga sudah melesakkan sepuluh gol dan delapan assist.

Bagi seorang pemain sayap di tim kaliber The Reds, torehan Diaz belum lah spesial. Hanya saja penampilan Diaz yang bisa meledak-ledak dan tidak terprediksi itu yang membuat para penggemar kagum terhadapnya.

Luis Diaz Nyaris Direkrut Barcelona

Jika saja semua berjalan lancar, penampilan meledak-ledak dan penuh kejutan dari Diaz itu akan jadi tontonan bagi para penggemar Barcelona. Laporta mengakui bahwa ia nyaris merekrut sang pemain.

“Kami memang pernah tertarik dengan dirinya. Kami bahkan sempat mempertimbangkan untuk benar-benar memboyongnya,” ujar dia dilansir dari GOAL.

Nafsu untuk membeli pemain baru akhirnya dikalahkan sendiri oleh realitas yang ada. Ada dua realitas yang dihadapi Barcelona saat itu.

Faktor Pertama: Ekonomi

Barcelona memang tidak pernah dipungkiri sempat bermasalah dengan keuangannya. Tim sebesar Blaugrana jadi tidak leluasa untuk melakukan aktivitas di pasar pemain.

Laporta menjelaskan bahwa masalah ekonomi yang menerpa Barcelona itu yang membuat Diaz gagal diangkut.

“Saya ingat ketika itu kami berada di dalam situasi ekonomi yang sulit. Fokus kami akhirnya saat itu adalah mengatasinya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Faktor Kedua: Liverpool

Alhasil, upaya diskusi dengan perwakilan pemain yang sudah dijalankan menjadi sia-sia. Barcelona tidak bisa melakukan tahapan negosiasi gara-gara mentok di masalah ekonomi.

Di saat yang genting itu, Liverpool datang. Laporta menjelaskan saat itu keadaannya, Liverpool unggul segalanya dari Barcelona sehingga dengan mudah disalip.

“Kami sudah sempat berbicara dengan perwakilannya, tetapi ternyata Liverpool sudah melakukan negosiasi yang sudah terlampau jauh,” terangnya.

“Jadi di waktu itu ketika kami ingin mendaratkannya ke sini, Liverpool mengalahkan kami. Mereka berada di depan kami,” tutup dia.

Sumber: GOAL

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*