Tentang Piala Dunia 2022 yang Terasa Biasa Saja

Trofi Piala Dunia. (c) dok.FIFA

Tusbolin.com – Piala Dunia 2022 akan dimulai kurang dari sepekan. Pertandingan pembuka akan dimainkan pada 20 November 2022, tapi hingga kini suasana Piala Dunia belum benar-benar terasa, bahkan mungkin sedikit terlalu tenang.

Kompetisi empat tahunan ini selalu jadi perhatian dunia. Bukan hanya penikmat sepak bola yang tertarik, warga awam pun biasanya ikut menikmati serunya Piala Dunia dari kejauhan.

Sahabat Tusbolin mungkin masih ingat jelas betapa serunya Piala Dunia 2010 Afrika Selatan silam. Turnamen yang dimainkan 12 tahun lalu itu berlangsung sangat seru, bahkan di Indonesia.

Jauh sebelum turnamen dimulai, fans sudah dimanjakan dengan soundtrack Piala Dunia 2010 yang sangat kena di telinga. Berita-berita seputar Piala Dunia juga sudah ramai dibicarakan beberapa bulan sebelumnya.

Nah, situasi demikian tidak terjadi di edisi kali ini. Tentu saja Piala Dunia 2022 Qatar masih sangat bergengsi, tapi tidak terasa senasional seperti edisi-edisi sebelumnya. Bahkan, Bolaneters mungkin belum akrab dengan soundtrack Piala Dunia kali ini.

Jika diperhatikan, ada beberapa faktor pengaruh yang membuat Piala Dunia 2022 Qatar terasa kurang seru seperti turnamen-turnamen sebelumnya. Apa saja?

Jadwal Piala Dunia 2022 di pertengahan musim

Faktor pertama yang tidak bisa diabaikan adalah perubahan jadwal. Biasanya Piala Dunia dimainkan di bulan Juli, setelah liga-liga Eropa beres. Kali ini, kompetisi dimainkan di pertengahan musim.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia 2022 akan dimainkan di musim dingin, yaitu pada November – Desember 2022. Perubahan ini diperlukan demi mendapatkan iklim yang lebih baik di Qatar.

Masalahnya, perubahan jadwal sepertinya bukan hal yang biasa dihadapi fans. Bahkan ada banyak fans yang lupa atau tidak tahu bahwa Piala Dunia akan dimainkan di pertengahan musim. Mereka baru sadar beberapa pekan terakhir.

Ekspos media kurang

Selain perubahan jadwal, Piala Dunia kali ini juga terasa kurang hype karena memang berita-berita pendukung tidak begitu ramai. Media-media Eropa sulit membagi fokus antara liga dan turnamen.

Biasanya turnamen dilangsungkan ketika liga sudah beres. Jadi, tidak ada lagi berita-berita besar dari liga yang menyela pemberitaan Piala Dunia.

Sekarang situasinya berbeda. Media lebih tertarik memberitakan isu-isu di level klub, karena memang berita itulah yang dibaca oleh fans.

Intinya, ekspos media untuk berita Piala Dunia kurang maksimal karena ada berita-berita lain yang lebih seru (colek Cristiano Ronaldo).

Perhatian fans terbelah

Fans tidak bisa disalahkan. Namun, faktanya kali ini perhatian fans tidak benar-benar fokus pada Piala Dunia, ada banyak isu lain yang lebih menarik dan lebih seru.

Bagaimana bisa fans menyimak berita Piala Dunia jika semalam Liverpool baru saja mengalahkan Man City? Atau ketika Real Madrid menundukkan Barcelona?

Bahkan liga domestik baru saja memainkan laga terakhirnya pekan lalu, padahal laga pertama Piala Dunia akan dimainkan akhir pekan ini.

Paling tidak itulah tiga alasan kenapa kali ini terasa biasa saja. Kalau menurutmu gimana nih, Sahabat Tusbolin?

Daftar Peserta Piala Dunia 2022

Grup A: Qatar, Ekuador, Senegal, dan Belanda
Grup B: Inggris, Iran, Amerika Serikat, dan Wales
Grup C: Argentina, Arab Saudi, Meksiko dan Polandia
Grup D: Prancis, Australia, Denmark, dan Tunisia
Grup E: Spanyol, Kosta Rika, Jerman, dan Jepang
Grup F: Belgia, Kanada, Maroko, dan Kroasia
Grup G: Brasil, Serbia, Swiss, dan Kamerun.
Grup H: Portugal, Ghana, Uruguay, dan Korea Selatan

Sumber: Bola

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*